Abu Vulkanik Sinabung Ancam Benih Bawang Putih di Berastagi
BERASTAGI – Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026 melontarkan abu vulkanik tebal setinggi ±3.500 meter di atas puncak.
Hujan abu tersebut menutup lahan produksi benih bawang putih di Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Berastagi, Sumatera Utara.
Endapan abu tebal di permukaan daun berisiko menghambat masuknya cahaya dan menutup stomata, sehingga proses fotosintesis terganggu. Jika dibiarkan, tanaman bisa menguning dan hasil produksi benih menurun drastis. Tak hanya tanaman, keasaman (pH) dan kesuburan tanah pun berpotensi terganggu.
Menanggapi ancaman ini, tim IP2MP Berastagi bergerak sigap dengan melakukan penyiraman intensif pada tanaman dan tanah sebagai langkah awal penyelamatan pada Selasa, 1 September 2026. Pembersihan abu dari permukaan daun ini berhasil memulihkan fungsi fisiologis tanaman, sehingga kondisi pertanaman kini mulai membaik dan kembali segar.
Sebagai tindak lanjut, pemantauan berkala serta perawatan lanjutan terus dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal dan pasokan benih bawang putih aman berkualitas.